Senin, 04 Juli 2011

Calon mantu Sultan kini bergelar KPH Yudanegara

JOGJA—Wisudhan atau pemberian nama baru dan gelar untuk calon putra mantu Ngersa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X, Achmad Ubaidillah (Ubay) dilakukan di pendapa Purworetno, kompleks Ksatrian Kraton Jogja, Minggu (3/7). Secara penanggalan Jawa, wisudhan dilaksanakan hari Ahad Pahing tertanggal 1 Ruwah tahun 1944.

Acara dimulai pukul 10.05–10.20 WIB dipimpin langsung oleh Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Gusti Bendoro Pangerang Haryo (GBPH) Joyokusumo yang didampingi GBPH Prabukusumo dan GBPH Yudaningrat. Hadir pula mantu Sultan KPH Wironegoro, GBPH Cakraningrat, dan GBPH Condrodiningrat.

Proses pemberian nama dan kedudukan baru dilakukan oleh GBPH Joyokusumo dengan membacakan Undhang tentang Kersa Dalem Hamisuda Calon Mantu Dalem Menjadi Kanjeng Pangeran Harya di depan Ubay yang selanjutnya berganti nama menjadi Kanjeng Pangeran Harya (KPH) Yudanegara.

“Atas dhawuh dalem Ngersa Dalem mewisuda calon mantu dalem Acmad Ubaidillah menjadi KPH Yudanegara, selanjutnya menjadi bawahan Kawedanan Hageng Sriwandowo dengan kedudukan setelah KPH Purbodiningrat,” kata Gusti Joyo usai prosesi.

KPH Purbodiningrat merupakan mantu Ngersa Dalem dari putri ketiga, GKR Meduretno. Sementara GKR Meduretno berkedudukan diatas GRAj Nurastuti Wijareni, calon temanten putri yang berganti nama menjadi GKR Bendara. Keduanya menjadi bawahan Kelurahan Putri GKR Pembayun.

Proses pemberian nama dan kedudukan baru bagi calon pengantin dilakukan di tempat yang berbeda. Gusti Joyo mengatakan, prosesi wisudhan hanya dilakukan untuk KPH Yudanegara, adapun peresmian nama GKR Bendara dilakukan dengan pembacaan Undhang di depan GKR Hemas dan para tamu yang hadir di Kraton Kilen.(Harian Jogja/Pamuji Tri Nastiti)

Foto: Wisuda calon mantu Sri Sultan Hamengku Buwono X, Achmad Ubaidillah (Ubay), Minggu (3/7).(Harian Jogja/Desi Suryanto)

0 komentar:

Poskan Komentar